Kehidupan kampus itu ada enaknya ada tidaknya, hmmm,,, enaknya pas ngumpul dengan teman-teman kampus ceritakan tentang senior, dosen, dan kejadian yang dialami kemarin, ada yang cerita masalah cintanya sambil termewek-mewek yang membuat kami jadi merasa antara ingin simpati dan ingin kabur dengar masalah cinta yang gak ada habis-habisnya, cerita tentang kejadian dikejar anjing penjaga pas ngapel di rumah gebetan, selain itu ada juga yang cerita tentang pengalamannya diikutin Maho pas lagi jalan sendiri di tengah malam karena gak ada angkot, atau cerita tentang pengalaman di kejar-kejar oleh orang MLM untuk dijadikan salah satu korbannya. Selain itu enaknya jadi anak kampus, pas lagi bokek bisa manfaatkan temen dengan pinjam duit, pura-puranya kejebak utang oleh rentenir sampe-sampe cerita kalau kolor pun bakal disita oleh sang rentenir, padahal duitnya buat modal jalan ke Mall. Tapi kalo gak mau dipinjamkan, akting saja merasa paling merana hidup di dunia fana ini, dan mengingatkan kalau senior sudah mengajarkan kalau kita itu adalah saudara seperjuangan yang harus saling tolong-menolong sambil ngemis dibawah kakinya, atau kalau tidak ampuh pura-puranya saja kita tuh mau bunuh diri lompat dari lantai 4 gedung kampus sampai dia mau kasih pinjam duit bakal makan kita seminggu. Kadang juga pas gak ada dosen rame-rame nonton film di laptop bahkan nonton bokep pun bisa saja rame-rame, pas malam liburan ngumpul di kost temen maen kartu sampe subuh pake hukum-hukuman yang kalah minum aer 2 botol. Atau nongkrong di kampus ngecengin maba-maba cantik. Itulah nikmatnya menjadi seorang mahasiswa.
Minggu, 02 Januari 2011
Campuss Story
Kehidupan kampus itu ada enaknya ada tidaknya, hmmm,,, enaknya pas ngumpul dengan teman-teman kampus ceritakan tentang senior, dosen, dan kejadian yang dialami kemarin, ada yang cerita masalah cintanya sambil termewek-mewek yang membuat kami jadi merasa antara ingin simpati dan ingin kabur dengar masalah cinta yang gak ada habis-habisnya, cerita tentang kejadian dikejar anjing penjaga pas ngapel di rumah gebetan, selain itu ada juga yang cerita tentang pengalamannya diikutin Maho pas lagi jalan sendiri di tengah malam karena gak ada angkot, atau cerita tentang pengalaman di kejar-kejar oleh orang MLM untuk dijadikan salah satu korbannya. Selain itu enaknya jadi anak kampus, pas lagi bokek bisa manfaatkan temen dengan pinjam duit, pura-puranya kejebak utang oleh rentenir sampe-sampe cerita kalau kolor pun bakal disita oleh sang rentenir, padahal duitnya buat modal jalan ke Mall. Tapi kalo gak mau dipinjamkan, akting saja merasa paling merana hidup di dunia fana ini, dan mengingatkan kalau senior sudah mengajarkan kalau kita itu adalah saudara seperjuangan yang harus saling tolong-menolong sambil ngemis dibawah kakinya, atau kalau tidak ampuh pura-puranya saja kita tuh mau bunuh diri lompat dari lantai 4 gedung kampus sampai dia mau kasih pinjam duit bakal makan kita seminggu. Kadang juga pas gak ada dosen rame-rame nonton film di laptop bahkan nonton bokep pun bisa saja rame-rame, pas malam liburan ngumpul di kost temen maen kartu sampe subuh pake hukum-hukuman yang kalah minum aer 2 botol. Atau nongkrong di kampus ngecengin maba-maba cantik. Itulah nikmatnya menjadi seorang mahasiswa.
I Wanna Move *Again???*
Gilaaa„ udah 2 tahun gw kuliah di Naval Architecture, tapi gw masih aja belum bisa untuk cinta sama tuh jurusan. emang sih dari awal pilihan gw sebenernya ilmu komunikasi. Tapi 2 tahun gw coba daftar tapi gw gak lulus-lulus juga. Mungkin udah takdir gw tuh di Naval Architecture. Tapi gw gak bisa coba buat suka sama mata kuliahnya, apalagi yang namanya tugas besar, seperti “Teori bangunan Kapal, Ship design, Konstruksi” atau apalah, gw gak ngerti. Gw lebih tertarik buat belajar Public Communication, ataupun jurnalistik, errrggggh gw bingung, tahun depan musti lanjut lagi apa gak, soalnya kasian juga sama orang tua yang udah ngeluarin duit buat kuliah gw, lagian sayang di umur, sama aja kan kalo gw tiggal kelas 2 tahun. gw gak taw musti gimana, gw pusing. Mau pindah tapi sayang ongkos sama umur. gw gak pindah, gw gk bisa kuliah dengan lancar krna gw gk suka.
Sabtu, 20 November 2010
Berbagai Masalah Penulis Pemula dan Solusinya
Menulis merupakan suatu kegiatan yang menurut saya adalah yang membuat seseorang menganut paham “panas-panas tai ayam” agak jorok memang tapi memang begitulah kenyataannya, apalagi bagi seorang penulis pemula. Mereka ketika ikut suatu seminar atau bertemu dengan seseorang yang memberikan motivasi untuk menulis, rasa ingin menulisnya itu menggebu-gebu, bahkan bisa dikatakan si penulis itu punya semangat juang 45, tapi itu pas dia berada di ruangan seminar itu, setelah beberapa jam atau setelah sampai di rumah rasa ingin menulisnya itu hilang seketika bak titanic menabrak gunung es di atlantik tenggelam bersama penumpangnya. Hal inilah yang membuat saya masih bertanya-tanya faktor apakah yang membuat seorang penulis pemula itu kehilangan semangat menulisnya, tapi berdasarkan pengalaman saya yang memang masih seorang penulis pemula, ada beberapa faktor yang membuat motivasi dalam diri saya itu hilang seketika padahal ide saya untuk menulis sudah minta untuk dipindahakn ke secarik kertas tapi sya masih saja malas untuk memulai membuat suatu tulisan.
Berikut saya akan jelaskan kendala-kendala yang saya temui ketika ingin memulai untuk menulis. Suatu ketika saya punya ide untuk menulis sebuah cerpen, kemudian sayapun segera membuka laptop untuk menuliskan ide saya itu, tetapi baru beberapa kalimat yang saya buat, tiba-tiba saya merasa malas untuk melanjutkannya, bukan karena kehabisan ide tapi karena saya beranggapan “ ntar aja deh dilanjutkan toh masih banyak waktu” kemudian saya pun mengotak-atik isi laptop baik itu nonton film ataupun main game di laptop, alhasil ide yang semula menumpuk malah hilang seketika, akhirnya tulisan yang saya buat terbengkalai.
Berikut saya akan jelaskan kendala-kendala yang saya temui ketika ingin memulai untuk menulis. Suatu ketika saya punya ide untuk menulis sebuah cerpen, kemudian sayapun segera membuka laptop untuk menuliskan ide saya itu, tetapi baru beberapa kalimat yang saya buat, tiba-tiba saya merasa malas untuk melanjutkannya, bukan karena kehabisan ide tapi karena saya beranggapan “ ntar aja deh dilanjutkan toh masih banyak waktu” kemudian saya pun mengotak-atik isi laptop baik itu nonton film ataupun main game di laptop, alhasil ide yang semula menumpuk malah hilang seketika, akhirnya tulisan yang saya buat terbengkalai.
Jumat, 15 Oktober 2010
Mengapa TITANIC tenggelam??

Kisah tenggelamnya kapal Titanic sangat legendaris. Berbagai novel telah menceritakan kisah memilukan tersebut bahkan telah difilmkan. Ada pula yang dengan suara mendayu-dayu menceritakan kisah kasihnya dalam lagu sebagai sound track film laris tersebut. Tapi, apakah sebenarnya penyebab Titanic tenggelam?
Hampir semua orang tahu bahwa tenggelamnya kapal Titanic adalah karena menabrak gunung Es dalam perjalanan menuju kutub utara. Bagi sebagian orang yang sangat taat beragama, mereka punya pendapat bahwa tenggelamnya kapal tersebut karena hukuman Tuhan yang disebabkan lupanya orang di atas kapal pada kekuasaan Tuhan. Sang Kapten Kapal dengan pongahnya menyatakan bahwa kapal mewah dan besar tersebut tak akan pernah tenggelam di lautan, karena teknologi yang diterapkan benar-benar paling canggih saat itu. Perjalanan kapal mewah tersebut memang melewati wilayah yang sangat eksotik.Banyak orang menyatakan wilayah tersebut sebagai the last frontier.
Keyakinan sang Kapten atas kemampuan kapal tersebut mungkin sangat berlebihan, dan dia tak menyadari sebelum akhirnya kapal tersebut menabrak gunung es yang tak mampu dilewatinya. Gunung es yang tampak dari atas kecil, sebenarnya di bawahnya tersimpan gunung juga dalam bentuk yang hampir sama namun dalam ukuran yang jauh lebih besar. Diperkirakan gunung es yang sering ditemui dan dihindari oleh kapal-kapal besar berukuran seberat 3.000.000.000 Ton. Bayangkan ....Kita menabrak truk yang seberat satu ton saja sudah kelenger, nah kalau 3 juta ton apa nggak klengernya jadi 3 juta kali..?
Seorang fotografer berhasil memotret gunung es ini. Saya tak tahu apakah dia kenalan pak Mimbar atau apakah pak Mimbar juga pernah memotret hal seperti ini. Yang jelas, seorang manajer perusahaan minyak lepas pantai di GlobalSantaFe Corporation St. John's Newfoundland , Kanada, sering harus mengalihkan gunung es ini agar menjauh dari Rig nya, caranya...dengan menarik menggunakan kapal. Penarikan biasa dilakukan bila saat itu cuaca membantu, laut tenang dan matahari bersinar cerah, sehingga gunung es tersebut tak menabrak Rig .
Fakta yang kemudian terungkap, ternyata sang fotografer, Ralph Clevenger mengakui bahwa foto tersebut tersebut ternyata adalah gabungan dari 4 gambar terpisah, yaitu langit, background, puncak gunung es yang diambil di kutub utara, dan es bawah laut yang di ambil di Alaska yang sebenarnya gambar puncak gunung es yang dibalik pada saat membuat komposisi akhir. Gambar gunung es ini didesain untuk memberikan ilustrasi "what you see is not necessarily what you get". Sehingga sebagai fotografer bawah air yang benar-benar tahu betapa besarnya gunung es tersebut dia ingin membagi pandangan. Dalam kenyataan tak mungkin mengambil gambar tersebut karena pandangan bawah air sangat terbatas. Saat ini dia bekerja sebagai pengajar di Brooks Institute, Santa Barbara, California. Karya-karyanya banyak dimuat di Majalah National Geographic.
Selasa, 12 Oktober 2010
CANTIK

Akhwat adalah istilah populer –saat ini- untuk menyebut komunitas muslimah berjilbab lebar, berbaju longgar. Walau berasal dari bahasa Arab, tapi menjadi familiar dikalangan penggiat dakwah. Akhwat, bermakna saudara perempuan (plural). Lawan kata dari Ikhwan. Tingginya aktivitas dan luasnya skala dakwah menjadikan akhwat mudah dikenal dengan mobilitasnya. Tentunya dengan baju khasnya, gampang diidentifikasi. Terutama di kampus-kampus yang merupakan lembah persemaian para intelektual muda. Identik juga dengan cap kesholehannya.
Siapa pula yang tidak ingin cantik? Beribu produk kecantikan lahir, ribuan alat penghias diproduksi untuk memanjakan wanita demi “rasa” cantik. Tak hanya didamba para wanita tapi kecantikan juga dipuja pria. Maka lahirlah milyaran puisi, jutaan syair, puluhan ribu lirik lagu melukiskannya. Betapa banyak ksatria rela mati demi kecantikan sang gadis. Kegagahan panglima takluk dalam kelembutan wanita, yang menurutnya cantik.
Akhwat cantik? Menjadi menarik, karena merupakan kombinasi antara kecantikan ragawi dan keindahan ukhrowi. Jika Anda seorang Akhwat, pasti merasa tersipu bahagia jika dikatakan cantik. Cantik menjadi dambaan. Tak ketinggalan pemutih kulit menjadi kosemetik paling populer di kalangan wanita (jika asumsi mainsteamnya, putih itu cantik). Jika Anda seorang ikhwan tentu memimpikan gadis cantik dan sholehah. Kombinasi yang wah. Keujung duniapun dikejar. Virus H2C (harap-harap cinta) bisa menggurita. Terbukti dari data penelitian sebuah Partai Dakwah, di Jakarta mayoritas (hampir 70%) ikhwan memilih menikahi akhwat karena tampilan luar. Para orangtua pun menjadi pihak yang paling repot jika anak gadisnya yang cantik menjadi incaran para pemuda. Maka bayangkanlah Anda menjadi orang tua seorang Akhwat yang cantik. Belum selesai kuliah sudah banyak yang melamar. Malah baru semester II sudah dipesan. Berharap bisa dipersunting orang kaya? Wajar. Cantik sih..
Seorang temen berujar, “Temen Akhwatnya cantik-cantik ya..,” really? Ah.. tetapi cantik itu relatif tiap bagi orang. Abstrak dan subyektif. Yang jelas kecantikan seperti pisau bermata dua. Disatu sisi menyejukan disisi lain melenakan dan menyesatkan. Betapa banyak wanita cantik tapi hatinya busuk, padahal kita kadung mengaguminya. Adalah sangat tidak adil ketika kita berteman, memilah yang cantik dan ganteng saja. Malah teman sejati dan sehati kita malah kebanyakan yang biasa-biasa saja. Tapi kita merasa tenteram. Justru yang cantik malah terlihat angkuh. Kita merasa nyaman bersahabat bukan karena mukanya toh! Saling mengerti dan menyayangi tidak dibangun dari warna kulit. Tapi dibangun dengan hati. Banyak Artis cantik diceraikan oleh suaminya. Tau kenapa? Karena rasa cantik itu telah sirna! Ternyata cantik itu adalah rasa, bukan benda. Kecantikan juga membuat sebagian orang besar kepala. Bisa menundukkan orang lain. Sombong dan berbangga diri. Hingga lupa bahwa dia cuma seonggok daging yang melapisi tulang.
Cantik adalah ujian (fitnah), bukan anugerah seperti yang diploklamirkan orang banyak. Sebagaimana buruk rupa juga ujian. Dan sebagaimana BBS (biasa-biasa saja/ alias cantik engga..jelek juga engga…) juga ujian. Bukankah bagi Allah yang paling mulia adalah yang paling taqwa? Kecantikan hakiki itu dalam diri kita (inside) bukan luar tubuh kita (outside). Mengapa harus risau? Jawabannya, karena mata kita “tukang tipu”. Menyesatkan. Seorang bijak mengatakan “jika ingin matamu tidak tertipu kemilau dunia, jadilah seorang buta”. Maka dalam hal ini, beruntunglah orang-orang yang buta. ^_^Padahal, yang fisik itu sangat dekaden, sangat bergantung pada ukuran waktu; tidak abadi. Kemanusiaannya itu yang abadi, dan ini, yang mestinya menjadi alasan mendasar relasi antara anak manusia , atau antara laki-laki dan perempuan. Akhwat cantik, so what..
dari FB nya Dedi Aryadi Al-Jazairi
Senin, 12 Juli 2010
Jumat, 04 Juni 2010
SOLKAR
yaaaah, mimpiku untuk jadi seorang wartawan pupus sudaah.
Ini semua karena Satu kata SOLKAR (Solo Karir, istilah un tuk orang egois).
Awalnya liat pengumuman perekrutan wartawan sebuah koran lokal, teruzz berniat mau ikut bersama 2 orang temen sebut sja Risty dan Vivi. Kami janjian bertiga untuk daftar dengn dibantu oleh salah seorang teman kami yang sudah lebih dahulu jadi wartawan. Karena kesibukan kami semua yang memang masih kuliah, kamipun mendftar pada hari terakhir pengumpulan berkas. Aku, Vivi, dan Risty sudah sepakat untuk ikut mendaftar bersama. Pada pukul 4 sore karena aku masih mengurus sesuatu yang sangat penting. Setelah urusan itu selesai akupun menunggu di kost yang memang sudah menjadi tempat kami ngumpul untuk berangkat bersama. Tapi tiba2 hujan datang, dan Vivi menghubungi aku kalo dia nggak bisa datang karena hujan. Akupun menghubungi Risty, eehh ternyata tidak di balas. Mungkin dia sedang tidur atau gak ada pulsa ataupun sibuk dalam pikiranku. Akhirnya kubatalkan sja untuk mndaftar karena brpikiran kedua teman saya itu juga gak mendftar apalgi Risty memegang berkas penting yang seharusnya aku serahkan k pihak koran lokal itu. Malam harinya teman yang memang sudah lebih dulu jadi wartawan disana mngirim sms. Knapa saya tidak dftar, maka kujelaskanlah masalah sore tadi.
Tapi ternyata dia memberikan info yang membuatku tidak percaya dan sakit hati, ternyata Risty, sudah mendaftar sore tadi tanpa memberitahukan kepada kami (aku dan vivi) bahwa dia jadi ikut mendaftar. Bagai di smbar petir (alay) akupun hanya terdiam tidak menyangka bahwa Risty yang sudah aku anggap kakak tega melakukan hal ini kepada saya apalagi, sertifikat berprestasi yang susah2 saya dapatkan saya kasih untuk di Copy sama dia. Hatiku snagat sakit mendengar kabar ini ternyata orang yang kuanggap kakak dan sudah jadi teman yang dibilang dekat tega melakukan hal ini. Q bayangkan ketika aku membantu dia, membela dia dan merela-relakan waktu sya terbuang untuk dia ternyata tidak ada artinya di mata dia (Yaaah amalku terhapus gara2 crita kebaikan sndiri hahaha). Jengkel sekaliiiii.
Tapi apa yang musti kuperbuat lagi semuanya sudah terlanjur, Akupun hanya bisa berdoa semoga dia mendapatkan apa yang di harapkannya dan urusannya itu lancar, walaupun rasa sakit hatiku belum bisa hilang, karena menjadi seorang wartawan adalh impianku dari kecil. Semoga saja ada kesempatan lain untukku jadi eorang wartawan di lain waktu Amiiin. (thx yaa kawan sudah menyadarkanku bahwa tidak semua orang itu bisa di percaya, bahkan teman dekatpun jangan terlalu di percaya pisss)
Ini semua karena Satu kata SOLKAR (Solo Karir, istilah un tuk orang egois).
Awalnya liat pengumuman perekrutan wartawan sebuah koran lokal, teruzz berniat mau ikut bersama 2 orang temen sebut sja Risty dan Vivi. Kami janjian bertiga untuk daftar dengn dibantu oleh salah seorang teman kami yang sudah lebih dahulu jadi wartawan. Karena kesibukan kami semua yang memang masih kuliah, kamipun mendftar pada hari terakhir pengumpulan berkas. Aku, Vivi, dan Risty sudah sepakat untuk ikut mendaftar bersama. Pada pukul 4 sore karena aku masih mengurus sesuatu yang sangat penting. Setelah urusan itu selesai akupun menunggu di kost yang memang sudah menjadi tempat kami ngumpul untuk berangkat bersama. Tapi tiba2 hujan datang, dan Vivi menghubungi aku kalo dia nggak bisa datang karena hujan. Akupun menghubungi Risty, eehh ternyata tidak di balas. Mungkin dia sedang tidur atau gak ada pulsa ataupun sibuk dalam pikiranku. Akhirnya kubatalkan sja untuk mndaftar karena brpikiran kedua teman saya itu juga gak mendftar apalgi Risty memegang berkas penting yang seharusnya aku serahkan k pihak koran lokal itu. Malam harinya teman yang memang sudah lebih dulu jadi wartawan disana mngirim sms. Knapa saya tidak dftar, maka kujelaskanlah masalah sore tadi.
Tapi ternyata dia memberikan info yang membuatku tidak percaya dan sakit hati, ternyata Risty, sudah mendaftar sore tadi tanpa memberitahukan kepada kami (aku dan vivi) bahwa dia jadi ikut mendaftar. Bagai di smbar petir (alay) akupun hanya terdiam tidak menyangka bahwa Risty yang sudah aku anggap kakak tega melakukan hal ini kepada saya apalagi, sertifikat berprestasi yang susah2 saya dapatkan saya kasih untuk di Copy sama dia. Hatiku snagat sakit mendengar kabar ini ternyata orang yang kuanggap kakak dan sudah jadi teman yang dibilang dekat tega melakukan hal ini. Q bayangkan ketika aku membantu dia, membela dia dan merela-relakan waktu sya terbuang untuk dia ternyata tidak ada artinya di mata dia (Yaaah amalku terhapus gara2 crita kebaikan sndiri hahaha). Jengkel sekaliiiii.
Tapi apa yang musti kuperbuat lagi semuanya sudah terlanjur, Akupun hanya bisa berdoa semoga dia mendapatkan apa yang di harapkannya dan urusannya itu lancar, walaupun rasa sakit hatiku belum bisa hilang, karena menjadi seorang wartawan adalh impianku dari kecil. Semoga saja ada kesempatan lain untukku jadi eorang wartawan di lain waktu Amiiin. (thx yaa kawan sudah menyadarkanku bahwa tidak semua orang itu bisa di percaya, bahkan teman dekatpun jangan terlalu di percaya pisss)
Langganan:
Postingan (Atom)
