Kamis, 26 Januari 2012

Posying tulisan Jadul

Aduh udah lama gak posting tulisan lagi. Kangen yaa kangen yaa. Hahahah. Untuk kali ini aku bakal posting tulisan aku yang ditulis sekitar setahun yang lalu, tanggal dan bulannya udah lupa. Tulisannya tuh tentang curahan Hati aku habis ditelfon bunda (yang saat itu masih ada) tiba-tiba kepikiran pengen nulis. So let's ceck this Out.


CURHAT!!!!!


----> Kemarin aku dapat telephone dari bunda, rasanya senang sekali bisa menghapus rasa rinduku yang telah lama menggerogoti perasaanku. Akupun mnceritakan beberapa kejadian yang telah terjadi di kampus dan yang menimpaku beberapa hari ini. Dimulai dengan kuceritakan pengalamanku ketika ikut di acara IDP dengan ikut test IELTS dan pameran pendidikan Australia, di lanjutkan kejadian yang menimpaku di ramsis yang mendapat surat peringatan karena sudah sebulan lebih menunggak uang sewa kamar dan sebagainya banyak cerita yang kuceritakan ke bunda dengan semangat saking senangnya dapat telephone dari bunda. Kemudian akupun menanyakan kabarnya serta kabar keluarga di kampung, alhamdulillah mereka semua sehat walafiat.

Namun ada satu kabar yang membuatku merasa sangat bersalah dan menyesal. Bunda bercerita kalau beliau telah meminjam uang di Bank sebesar 60juta rupiah, untuk membangun rumah, karena rumah yang selama ini kami tinggali merupakan rumah milik sekolah yang dititipkan kepada kami sekeluarga. Aku merasa sedih mendengar kabar tersebut, bukan karena bisa mengakibatkan kurangnya uang jajanku tetapi karena aku sangat kasihan dengan kedua orang tuaku yang karena ingin membahagiakan anaknya mereka rela melakukan apa saja.

Karena walapun tidak ingin ku akui, aku juga malu puya rumah dengan keadaan seperti itu, apalagi bukan rumah milik pribadi, dimana sebagian atapnya sudah bocor, dan dindingnya yang sudah rapuh, mungkin kalau kena hantaman satu kali sudah bisa roboh. Kadang aku merasa malu ketika teman-temanku datang ke rumah, dan bisa melihat betapa rumah yang kutinggali keadaannya seperti itu. Setelah mendengar kabar itu, akupun merenungkan apa sebaiknya yang harus aku lakukan, sempat berpikir untuk mencari kerja tapi kerjaan apa yang harus aku lakukan biar bisa mendapatkan uang, apakah kerja sambilan jadi pelayan di restaurant, atau jadi sales yang menawarkan produk atau juga jadi tentor di bimbingan belajar atau bahkan ikut MLM. Semuanya menari-nari di kepalaku.

Apa yang harus kulakukan? Aku harus hidup mandiri dan tidak boleh bergantung dengan uang orang tua, sesuai kata kak Furqan seorang trainer dan penulis buku “JANGAN KULIAH KALAU GAK SUKSES” bahwa mahasiswa sukses adalah mahasiswa yang sudah mampu hidup mandiri dan bisa membiayai hidup serta kuliahnya sendiri. Aku sangat terinspirasi dari perkataan kak Furqan itu. Jadi aku bertekad untuk segera mencari pekerjaan apapun, yang penting Halal, Insya Allah. <----


Nah, itu tulisan aku yang aku tulis setahun yang lalu. Hmm, Alhamdulillah sekarang aku udah dapaet kerja sih, kerjaan yang aku mimpikan sejak dulu kala, to be a journalist. Hehehe, tapi yaah sekarang bunda udah gak ada, jadi sekedar bantu-bantu Bapak yang udah jadi single parent bagi aku dan 2 adikku. Yahh, semoga nantinya aku bisa bahagiakan Bapak, dan Adik2 aku, khususnya juga sama Bunda yang ada di Surga. Amiiin